sub_menu

Jumat, 03 Mei 2013

sejarah kota tangerang

sejarah kota tangerang

gw tinggal di kota tangerang mestinya gw harus tau dong sejarah - sejarah nya, kalian mau tau silahkan baca
berikut adalah sejarah - sejarah kota tangerang.



1. ASAL – USUL NAMA TANGERANG

Nama Tangerang yang dalam berbagai sumber sering disebut Tangeran muncul dan selalu di sebut sudah sejak lama, baik dalam catatan arsip kolonial, sumber kronik, legenda ataupun babad. Hal ini dapat terjadi karena letak Tangerang yang sangat strategis, yaitu di ujung timur Kerajaan Banten, di tepi sungai Cisadane yang berbatasan dengan Batavia bagian barat yang menjadi pusat kekuasaan VOC.


Tahun 1619 VOC Belanda berhasil merebut Jakarta, mendengar hal ini Sultan Agung dari Mataram, mengirimkan ekpedisi yang sangat terkenal tahun 1628 di bawah tumenggung Bahorekso dan Suro Agul – Agul dalam peperangan ini tampak nyata kota Tangerang mempunyai andil dalam mengusir penjajah. Dengan licik Belanda mengadu domba Sultan Agung Tirtayasa dengan anaknya sendiri yaitu Sultan Haji, karena Belanda di bantu Sultan Haji maka Belanda berhasil mendapatkan tambahan wilayah Tangerang melalui perjanjian pada tanggal 17 April 1684, hal ini adalah sebagai balas jasa Sultan Haji kepada Belanda.


Karena letaknya strategis, maka banyak orang berdatangan ke kota Tangerang sebagian penduduk adalah orang Cina yang menjadi tuan tanah, karena membeli tanah dari Belanda. Pada masa Tangerang di bawah tuan tanah inilah muncul berbagai pemberontakan seperti pemberontakkan Kaiin Bapa Kayah yang sangat terkenal itu.


Dari hasil pengumpulan berbagai sumber diharapkan dapat meluruskan kembali pengertian yang salah mengenai istilah Tangerang yang identik dengan kota benteng. Baik VOC maupun sultan Agung Tirtayasa membangun benteng di berbagai perbatasan dan sepanjang muara sungai Cisadane kemungkinan munculnya istilah kota Benteng dari banyaknya benteng kompeni yang didirikan di Tangerang ini. Karena benteng kompeni tersebut sangat kokoh dan permanen.


Dilain pihak masyarakat pribumi menyangkal bahwa nama Tangerang sama dengan kota benteng, bagi mereka Tangerang berawal dari “tengger” atau tanda yang dibuat Pangeran Sugri dari Banten sebagai batas wilayah antara kompeni dengan Banten.


Versi lain menyebutkan bahwa nama Tangerang menurut sumber tidak tertulis berasal dari kata "Tangerang" yang dalam bahasa sunda berarti "tanda". Tanda ini berupa tugu yang didirikan sebagai batas antara batas wilayah VOC dengan Banten. Tugu tersebut terletak di bagian barat sungai Cisadane (kampong Grendeng atau tepatnya ujung jalan Otto Iskandardinata dan didirikan oleh pangerang Sugri, putra Sultan Ageng Tirtayasa sebagaimana diceritakan diatas ).

2. PENETAPAN HARI JADI KABUPATEN TANGERANG

Penetapan hari jadi pemerintahan kabupaten daerah tingkat II Tangerang di awali dengan terbentuknya panitia penelitian hari jadi kabupaten daerah tingkat II Tangerang pada tahun 1984. panitia tersebut berjumlah 16 orang. Hasil panitia tersebut menyimpulkan :


" Hari jadi kabupaten Tangerang terbentuk pada masa kependudukan Jepang. Hal ini berdasarkan penelitian terhadap peraturan perundang – undangan di masa kependudukan Jepang yang dikeluarkan Gunseikan yang di keluarkan GUNSEIKAN yang diberi nama OSAMUSEIRAI dan disebarkan oleh KAN PO”.

Dengan diketemukannya KAN PO nomor 34/ 2604 yang menetapkan pemindahan kedudukan pemerintahan Jakarta Ken Yakusho berada di Tangerang dengan seluruh stafnya pada tanggal 27 Desember 1934 yang dipimpin oleh Kentyo M. Atih Soeradi.



Berdasarkan hasil studi kearsipan, wawancara dan lain – lain, maka ditetapkan hari jadi Kabupaten Tangerang sebagaimana tanggal, bulan dan tahun pergantian Djakarta Ken Yakusho menjadi Tangerang Ken yaitu pada tanggal 27 Desember 1943 atau pada tanggal 27 boelan Desember tahoen syoowa 18 ( 2603 ).


3. BATAS WILAYAH KABUPATEN TANGERANG


Wilayah Kabupaten Tangerang di batasi oleh :

Utara : Laut jawa

Timur : Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta

Selatan : Kabupaten Bogor

Barat : Kabupaten Serang

4. OBJEK WISATA DAN TEMPAT BERSEJARAH DI KABUPATEN TANGERANG


Pantai Tanjung pasir di Kecamatan Teluk Naga
Pantai Tanjung kait di Kecamatan Mauk
Pantai dadap di Kecamatan Teluk Naga
Situ kelapa dua di Kecamatan Curug
Situ rawa pondoh di Kecamatan Pasa Kemis
Vihara Tjoe Soe Kong di Kecamatan Mauk
Telaga gading serpong di Kecamatan Legok
Penziarahan Solear di kecamatan Solear
Pulau Cangkir di Kecamatan Kronjo
Bumi perkemahan kitri bakti di Kecamatan Curug
Lapangan Udara Budiarto ( sekolah tinggi penerbangan ) di Kecamatan Curug
Kerajinan bambu Ciakar hasil anyaman bambu seperti topi, kipas, hiasan, souvenir, dll. Terletak di Kecamatan Curug dan Cikupa.
Pertunjukkan seni perpaduan antara budaya Betawi, Cina dan Periangan seperti tari Cokek, topeng Betawi, dan seni Tanjidor.

5. WISATA BELANJA DAN REKREASI
Perubahan cara pandang dan cara hidup masyarakat Tangerang belakangan ini membuat sebuah kawasan wisata terpadu berupa arena belanja dan rekreasi menjadi sebuah kebutuhan wisata yang mutlak. Beberapa diantara Super Mall Karawaci, juga terdapat pusat belanja, rekreasi, hotel, area pemukiman, lapangan golf bertaraf internasional. Kawasan serupa juga tumbuh subur dibagian lain kabupaten Tangerang , seperti Citra Raya.


6. MAKANAN KHAS KABUPATEN TANGERANG

Beberapa makanan khas Tangerang diantaranya adalah laksa Tangerang, kue cucur, kue cincin, kue doko, ketimus, tape uli, sangkulon, dodol Tangerang, gipang, rengginang, kue satu, leupeut, dodol cina atau dodol keranjang, gengsot, gatet dan tuak.

iya itulah asal usul kota tangerang sampai makanan khas kabupaten tangerang terimakasih .
sumber: http://bk-bayukelana.blogspot.com/2012/08/sejarah-kota-tangerang.html

Senin, 21 Januari 2013

7 sunnah harian rasulluallah saw


7 sunnah harian
Rasulluallah saw.


Pertama : shalat tahajud karena kemuliaaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya ,karena jiwanya hidup untuk mengakses nur allah.




 
 Kedua: membaca al-qur’an , sebelum matahari terbit alangkah baiknya sebelum mata mellihat dunia ,sebaiknya mata membaca al-qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.



 
Ketiga: shalat berjamaah shubuh di masjid ,sebelum melangkah kemanapun langkahkan kaki ke masjid ,karna masjid merupakan pusat keberkahan ,bukan karna panggilan muadzin tetapi panggilan allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid allah.





Keempat : menjaga shalat duha ,karena kunci rejeki terletak pada shalat duha”.shalat duha itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan,dan tidak ada yang memelihara shalat kecuali orang-orang yang bertobat .”(HR.Tirmizi)
 

Kelima: menjaga sedekah setiap hari .allah menyukai orang yang suka bersedekah ,dan malaikat allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
Keenam: menjaga whudu terus menerus karena allah menyayangi hamba yang berwhudu .kata khalifah ali bin abi thalib  ,”orang selalu berwhudu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat ,dan di jaga oleh malaikat dengan dua doa,ampuni dosa dan sayangi dia ya allah”.

 

Ketujuh : selalu berdzir kepada allah,
Rasuluallah saw.bersabda: “perumpamaan orang yang berdzikir ,kepada tuhannya dan orang yang tidak berdzikir ,seperti orang yang hidup dan orang yang mati “.(HR. Bukhori)



Minggu, 13 Januari 2013

contoh contoh program borland c++ 2
 dijamin benar 100 % .



















1. fungsi,class,dan array.
 #include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
garis()
{
cout<<"======================================================="<<endl;
}
class makanan
{
public:
char kode[10],nama[20],mak[10][20],lg;
int harga[10],jumbel[10],total[10];
};
int a,b;
main()
{
makanan menu;
atas:
clrscr();
garis();
cout<<" \n\t\tMAKANAN LEZATT  "<<endl;
garis();
garis();
cout<<"\t\tDAFTAR MENU MAKANAN"<<endl;
garis();
cout<<"\t\t1. Soto ayam "<<endl;
cout<<"\t\t2. Mie ayam"<<endl;
cout<<"\t\t3. Bakso spesial"<<endl;
garis();
cout<<"\n\t\t nama pembeli       : ";gets(menu.nama);
cout<<"\n\t\tmasukan jumlah data      : ";cin>>b;
garis();
for(a=1;a<=b;a++)
{
cout<<" \n\t\ttujuan ke   -  "<<a<<endl;
ulangkode:
cout<<"\n\t\tPilih Menu [1/2/3] : ";cin>>menu.kode[a];

if (menu.kode[a]=='1')
{
strcpy(menu.mak[a],"Soto ayam");
menu.harga[a]=12000;
}
else
if (menu.kode[a]=='2')
{
strcpy(menu.mak[a],"mie ayam");
menu.harga[a]=8000;
}
else             
if (menu.kode[a]=='3')
{
strcpy(menu.mak[a],"bakso mantap");
menu.harga[a]=10000;
}
else
{
cout<<" maaf kode salah .....!!! "<<endl;
goto ulangkode;
}
cout<<"\n\t\t masukan jumlah beli  : ";cin>>menu.jumbel[a];
menu.total[a]=menu.harga[a]*menu.jumbel[a];
}
clrscr();

garis();
cout<<"\n\t\t  MAKANAN LEZATT  "<<endl;
garis();
cout<<"\n nama pembeli         : "<<menu.nama<<endl;
garis();
cout<<" no  nama      harga    jumlah    total   "<<endl;
cout<<"     makanan   makanan    beli     harga  "<<endl;
garis();
for(a=1;a<=b;a++)
{
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(3)<<a;
cout<<setiosflags(ios::left)<<""<<setw(12)<<menu.mak[a];
cout<<setiosflags(ios::left)<<"RP."<<setw(9)<<menu.harga[a];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(9)<<menu.jumbel[a];
cout<<setiosflags(ios::left)<<"Rp."<<setw(10)<<menu.total[a]<<endl;
}
garis();
cout<<"\n mau input lagi[y/t]   : ";cin>>menu.lg;
if(menu.lg=='Y'  || menu.lg=='y' )
  goto atas;
else

getch();
}

2. birtday party

#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
main()
{
char nama[20],kode,paket[20],atraksi[20],bonus[20],at,lagi;
int hargap,hargaa,tokes,pot,totbay,ukem,ubay;
atas:
clrscr();
cout<<"  BIRTDAY PARTY 4 U"<<endl;
cout<<"----------------------------------"<<endl;
cout<<endl;
cout<<"nama pembeli       : ";gets(nama);
cout<<" jenis paket  "<<endl;
cout<<"  [1] paket    mewah  : harga Rp. 2.000.000  "<<endl;
cout<<"  [2] paket   sedang  : harga Rp. 1.500.000  "<<endl;
cout<<"  [3] paket sederhana : harga Rp. 1.000.000 "<<endl;
ulangkode:
cout<<"\n\t masukan paket [1/2/3]: ";cin>>kode;
if(kode=='1')
{   strcpy(paket,"mewah");
      hargap=2000000;
   }
else
if (kode=='2')
{   strcpy(paket,"sedang");
      hargap=1500000;
   }
else
if(kode=='3')
{   strcpy(paket,"sederhana");
      hargap=1000000;
   }
else
{
cout<<" kode salah ......!!! "<<endl;
goto ulangkode;
}
cout<<"jenis atraksi "<<endl;
cout<<"    [b]    badut        :  harga Rp. 300.000 "<<endl;
cout<<"    [p]    sulap        :  harga Rp. 500.000 "<<endl;
cout<<"    [s] penyanyi cilik  :  harga Rp. 600.000 "<<endl;
ulangat:
cout<<"\n\t masukan jenis atraksi[B/S/P]: ";cin>>at;
if(at=='B' || at=='b')
{   strcpy(atraksi,"badut");
      hargaa=300000;
   }
else
if (at=='S' || at=='s')
{   strcpy(atraksi,"sulap");
      hargaa=500000;
   }
else
if (at=='P' || at=='p')
{   strcpy(atraksi,"penyanyi cilik");
      hargaa=600000;
   }
else
{
cout<<" kode salah  ......!!!"<<endl;
goto ulangat;
}
clrscr();
cout<<"\n    BIRTDAY PARTY 4 U "<<endl;
cout<<"---------------------------------------"<<endl;
cout<<" nama pemesan = "<<nama<<endl;
cout<<" paket pilihannya adalah = "<<paket<<endl;
cout<<" harga per paket = Rp. "<<hargap<<endl;
cout<<" atraksi pilihan = "<<atraksi<<endl;
cout<<" harga atraksi   = Rp. "<<hargaa<<endl;

tokes=hargap+hargaa;

if (tokes>=2000000)
{pot=0.1*tokes;
 bonus,"black forest"; }
else
{pot=0;
 bonus,"tidak dapat bonus"; }

cout<<"-------------------------------------------"<<endl;

cout<<" total keseluruhan        = Rp. "<<tokes<<endl;
cout<<" potongan yang di peroleh = Rp. "<<pot<<endl;
totbay=tokes-pot;
cout<<" total bayar  = Rp. "<<totbay<<endl;
cout<<" uang bayar   = Rp. ";cin>>ubay;
ukem=ubay-totbay;
cout<<" uang kembali = Rp. "<<ukem<<endl;
cout<<"--------------------------------------------"<<endl;
cout<<"Input Data Lagi [Y|T] ...? ";cin>>lagi;
if (lagi=='Y' || lagi=='y')
goto atas;
else

getch();
}

3. tugas array

#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
#include<iomanip.h>
main()
{
 int a,umu[2],harga[2],bunga[2],sisa[2],total[2];
 char tipe[2][10] ;
for(a=1;a<=1;a++)

{
cout<<"\nNO ke- "<<a<<endl;
cout<<" MASUKAN TYPE RUMAH [RSS/RS/MWH] :  ";cin>>tipe[a];
}
for(a=1;a<=1;a++)
{
 if(!strcmp(tipe[a],"RSS") || !strcmp(tipe[a],"rss"))
 { umu[a]=800000;
   harga[a]=20000000;
 }
 else
if(!strcmp(tipe[a],"RS")  || !strcmp(tipe[a],"rs"))
{ umu[a]=1000000;
  harga[a]=250000000;
}
else
if(!strcmp(tipe[a],"MWH")  || !strcmp(tipe[a],"mwh"))
  { umu[a]=12000000;
  harga[a]=300000000;
  }
else
{ umu[a]=0;
  harga[a]=0;
}

}
cout<<"=============================================================================="<<endl;
cout<<"no   tipe    uang     bunga            sisa          harga           total      "<<endl;
cout<<"     rumah    muka    angsuran                                     pembayaran "<<endl;
cout<<"==============================================================================="<<endl;
for(a=1;a<=1;a++)
{
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(5)<<a;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<tipe[a];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(12)<<umu[a];
bunga[a]=0.05*harga[a];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<bunga[a];
sisa[a]=harga[a]-umu[a];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<sisa[a];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(17)<<harga[a];
total[a]=sisa[a]+bunga[a]+umu[a];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(17)<<total[a]<<endl;
}

getch();
}

4. public pada class
//Penggunaan public pada class
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class siswa
{
   public :
    char nis[9],nama[20];
    float nilai;
};

main( )
{
   clrscr( );
   siswa sekolah;

   cout<<"\t Program Nilai Siswa"<<endl
       <<"\t -------------------"<<endl;
   cout<<" Input NIS         = ";cin>>sekolah.nis;
   cout<<" Input Nama Siswa  = ";cin>>sekolah.nama;
   cout<<" Input Nilai Akhir = ";cin>>sekolah.nilai;
   clrscr( );

   cout<<"\t Nilai Siswa"<<endl
       <<"\t ------------"<<endl<<endl
       <<" NIS         = "<<sekolah.nis<<endl
       <<" Nama Siswa  = "<<sekolah.nama<<endl
       <<" Nilai Akhir = "<<sekolah.nilai<<endl;

   getch( );
}

5. Class dg Array & Fungsi
menghitung kerja karyawan
//Class dg Array & Fungsi
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

class kerja
{
 public :
 char nik[10],nm[25];
 int jam; double total;
 float lembur(int l);
};

main( )
{
 int x,y,a=1,b=1;
 double grand=0;
 kerja kary[15];
 cout<<endl<<"Jumlah Data :";cin>>y;
  for(x=0;x<y;x++)
 {
  cout<<endl<<" Data Ke-:"<<a++<<endl;
  cout<<" NIK              :";cin>>kary[x].nik;
  cout<<" Nama Karyawan    :";cin>>kary[x].nm;
  cout<<" Jumlah Jam       :";cin>>kary[x].jam;
 }
 clrscr( );
 gotoxy(14,3);cout<<"Daftar Gaji Mingguan\n";
 gotoxy(16,4);cout<<"Karyawan Honorer\n";
 cout<<" -------------------------------------------------\n"
    <<" No.  NIK     Nama           Jumlah   Upah     Total\n"
    <<"                   Karyawan     Jam       Lembur  Gaji\n"
    <<" -------------------------------------------------\n";
 for(x=0;x<y;x++)
 {
  gotoxy(3,wherey());cout<<b++<<".";
  gotoxy(7,wherey());cout<<kary[x].nik;
  gotoxy(15,wherey());cout<<kary[x].nm;
  gotoxy(30,wherey());cout<<kary[x].jam;
  gotoxy(36,wherey());cout<<kary[x].lembur(kary[x].jam);
  kary[x].total=(40*20000)+kary[x].lembur(kary[x].jam);
  gotoxy(44,wherey());cout<<kary[x].total<<endl;
  grand=grand+kary[x].total;
 }
 cout<<" -------------------------------------------------\n";
 cout<<" Total Keseluruhan Karyawan :";
 gotoxy(44,wherey());cout<<grand<<endl;
 getch( );
}
float kerja::lembur(int l)
{
    if (l>40)
       return(l-40)*30000;
    else
       return 0;
}

silahkan kirimkan komentar  anda:
terima kasih .

contoh contoh program borland c++ 1

contoh program program borland c++ 
di jamin benar:

1. nested if ,goto.

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
main()
{ char kode,waktu,jawab,nama_film[20],nama_pen[15];
float harga,beli,bayar,pot,ppn,total,u_byr,u_kmb;
film:
clrscr ();
gotoxy(17,1);printf("******THeaTHeR FiLM ABC******");
gotoxy(15,4);printf("Nama Penonton : ");scanf("%s",&nama_pen);
gotoxy(15,5);printf("Kode Theater [1/2/3] : ");scanf("%s",&kode);
gotoxy(15,7);cout<<"Waktu Tayang [P/S/M] : ";cin>>waktu;

if(kode=='1')
{ strcpy(nama_film,"Tusuk Jaelangkung");

if(waktu=='p'||waktu=='P')
harga=17500;
else if(waktu=='s'|| waktu=='S')
harga=20000;
else
harga=22500;
}
else if(kode=='2')
{ strcpy(nama_film,"The Matrix");

if(waktu=='p'||waktu=='P')
harga=18000;
else if(waktu=='s'|| waktu=='S')
harga=20000;
else
harga=25000;
}
else
{ strcpy(nama_film,"Spiderman");

if(waktu=='p'||waktu=='P')
harga=20000;
else if(waktu=='s'|| waktu=='S')
harga=22500;
else
harga=25000;
}

gotoxy(15,6);printf("Nama Film : %s",nama_film);
gotoxy(15,8);printf("Harga Tiket : %.0f",harga);
gotoxy(15,9);printf("Jumlah Pembelian Tiket : ");scanf("%f",&beli);
gotoxy(15,10);printf("********************************");

bayar=harga*beli;

if(beli>=5)
pot=0.10*bayar;
else
pot=0;

ppn=0.5*bayar;
total=(bayar-pot)+ppn;

gotoxy(15,11);printf("Pembayaran : %.0f",bayar);
gotoxy(15,12);printf("Potongan : %.0f",pot);
gotoxy(15,13);printf("PPN : %.0f",ppn);
gotoxy(15,14);printf("Total Bayar : %.0f",total);
gotoxy(15,15);printf("********************************");
lagi:

gotoxy(15,16);printf("Uang Bayar : ");cin>>u_byr;

if (u_byr<total)

{goto lagi;
u_byr=0 ;
printf("%d",u_byr) ;
}
else

u_kmb=u_byr-total;
gotoxy(15,17);printf("Uang Kembali : %.0f",u_kmb);
gotoxy(13,19);printf("TeRiMa KaSiH AnDa TeLaH DaTaNG Ke CouNTeR KaMi");

gotoxy(15,22);printf("Input Data Lagi [Y/T] :");jawab=getche();
if(jawab=='Y'||jawab=='y')
goto film ;
getche();

}

 2.  array,if else, case and break.
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<iomanip.h>


char nama[25],kt[15][20],lg,tj[5][15],kls[5][15],tgl_pmb[25];
int bt,i,kk[15],harga[15],sub_total[15],hargai[15],jt[10],ub,kmb,total;

garis()
{cout<<"\n--------------------------------------------------------------\n";}

main()
{
atas:
clrscr();
cout<<"\t\t ***PENJUALAN TIKET BUS***"<<endl;
garis();
cout<<"Kode Tujuan :  Tujuan    : Kode Kelas :  Kelas    :  Harga"<<endl;
garis();
cout<<"   BDG      :  BANDUNG   :     1      : Eksekutif : RP.100.000"<<endl;
cout<<"            :            :     2      : Bisnis    : RP. 80.OOO"<<endl;
cout<<"            :            :     3      : Ekonomi   : RP. 50.000"<<endl;
garis();
cout<<"   SMG      :  SEMARANG  :     1      : Eksekutif : RP.150.000"<<endl;
cout<<"            :                               :     2      : Bisnis    : RP.100.OOO"<<endl;
cout<<"            :                               :     3      : Ekonomi   : RP. 80.000"<<endl;
garis();
cout<<"   SDJ   :  SIDOARJO  :     1      : Eksekutif : RP.200.000"<<endl;
cout<<"            :            :     2      : Bisnis    : RP.150.OOO"<<endl;
cout<<"            :            :     3      : Ekonomi   : RP.100.000"<<endl;
garis();
cout<<"\n\t\t>Tanggal Pembelian:";gets(tgl_pmb);
cout<<"\n\t\t>Nama Pembeli     :";gets(nama);
cout<<"\n\t\t>Banyak Tujuan    :";cin>>bt;
cout<<"\n\t\t--------------------------------";
for (i=1;i<=bt;i++)
{
cout<<"\n\t\t>Tujuan Ke -"<<i<<endl;
cout<<"\n\t\t>Kode Tujuan      :";cin>>kt[i];
cout<<"\n\t\t>Kode Kelas       :";cin>>kk[i];
if (strcmpi(kt[i],"BDG")==0)
switch (kk[i])
{
case 1:strcpy(tj[i],"BANDUNG");strcpy(kls[i],"Eksekutif");harga[i]=100000;break;
case 2:strcpy(tj[i],"BANDUNG");strcpy(kls[i],"Bisnis");harga[i]=80000;break;
case 3:strcpy(tj[i],"BANDUNG");strcpy(kls[i],"Ekonomi");harga[i]=50000;break;
default:strcpy(tj[i],"Kode Salah");strcpy(kls[i],"Kode Salah");harga[i]=0;break;
}
else
if (strcmpi(kt[i],"SMG")==0)
switch (kk[i])
{
case 1:strcpy(tj[i],"SEMARANG");strcpy(kls[i],"Eksekutif");harga[i]=150000;break;
case 2:strcpy(tj[i],"SEMARANG");strcpy(kls[i],"Bisnis");harga[i]=100000;break;
case 3:strcpy(tj[i],"SEMARANG");strcpy(kls[i],"Ekonomi");harga[i]=80000;break;
default:strcpy(tj[i],"Kode Salah");strcpy(kls[i],"Kode Salah");harga[i]=0;break;
}
else
if (strcmpi(kt[i],"SDJ")==0)
switch (kk[i])
{
case 1:strcpy(tj[i],"SIDOARJO");strcpy(kls[i],"Eksekutif");harga[i]=200000;break;
case 2:strcpy(tj[i],"SIDOARJO");strcpy(kls[i],"Bisnis");harga[i]=150000;break;
case 3:strcpy(tj[i],"SIDOARJO");strcpy(kls[i],"Ekonomi");harga[i]=100000;break;
default:strcpy(tj[i],"Kode Salah");strcpy(kls[i],"Kode Salah");harga[i]=0;break;
}
else
strcpy(tj[i],"Kode Salah");
cout<<"\n\t\tJumlah Tiket      :";cin>>jt[i];
sub_total[i]=(harga[i]*jt[i]);
total=total+sub_total[i];
}
cout<<endl;
cout<<endl;
cout<<"\t\t === STRUK PEMBAYARAN BUS ==="<<endl;
cout<<"\n>Tanggal Pembelian:"<<tgl_pmb<<endl;
cout<<"\n>Nama Pembeli     :"<<nama<<endl;
cout<<"\n\n";
garis();
cout<<"No :Tujuan      :Kelas       :Harga Satuan:Tiket  :Subtotal"<<endl;
garis();
for (i=1;i<=bt;i++)
{
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(3)<<i;
cout<<setiosflags(ios::left)<<":"<<setw(12)<<tj[i];
cout<<setiosflags(ios::left)<<":"<<setw(12)<<kls[i];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setprecision(15)<<":"<<"RP."<<setw(9)<<harga[i];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setprecision(15)<<":"<<setw(7)<<jt[i];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setprecision(15)<<":"<<"RP."<<setw(9)<<sub_total[i]<<endl;
}
garis();
cout<<"\n\t\t\t\t\tTotal     :RP."<<total;
cout<<"\n\t\t\t\t\tUang Bayar:RP.";cin>>ub;
kmb=ub-total;
cout<<"\n\t\t\t\t\t\t______________-";
cout<<"\n\t\t\t\t\tKembali   :RP."<<kmb;
cout<<endl;
cout<<"\n\t\t\t***TERIMA KASIH***";
cout<<"\n\tIngin Melakukan Penjualan Tiket Bus Lagi[Y/N]=";cin>>lg;
if (lg=='Y'||lg=='y')
goto atas;
else
getch();
}
3. fungsi, array,struct.
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
garis()
{
cout<<""<<endl;
}
main()
{
struct
{
char nm[20];
float kdmenu,h,jb,th;
}menu[10] ;
int i,j;
clrscr();
cout<<"\t\tDAFTAR MENU MAKANAN"<<endl;
cout<<"\t\t1. Soto Ceker "<<endl;
cout<<"\t\t2. Mie Aceh"<<endl;
cout<<"\t\t3. Bakso Solo"<<endl;garis();
cout<<"\t\tMasukan Jumlah Data : ";cin>>j;
garis();
for (i=1;i<=j;i++)
{
cout<<"Data Ke - : "<<i<<endl;
cout<<"Pilih Menu [1/2/3] : ";cin>>menu[i].kdmenu;
cout<<"Jumlah Beli : ";cin>>menu[i].jb;
if (menu[i].kdmenu==1)
{
strcpy(menu[i].nm,"Soto Ceker");
menu[i].h=11000;
}
else if (menu[i].kdmenu==2)
{
strcpy(menu[i].nm,"Mie Aceh");
menu[i].h=12000;
}
else
{
strcpy(menu[i].nm,"Bakso Solo");
menu[i].h=13000;
}
menu[i].th=menu[i].jb*menu[i].h;
}
cout<<endl;
cout<<"\t\tRESTO QT@ - QT@"<<endl;
garis();
cout<<"No. Nama      Harga/       Jumlah       Total "<<endl;
cout<<" Makanan      Porsi        Beli         Harga "<<endl;
garis();
for (i=1;i<=j;i++)
{
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(2)<<i;
cout<<setprecision(5)<<" "<<menu[i].nm;
cout<<setprecision(5)<<" "<<"Rp"<<ends<<menu[i].h;
cout<<setprecision(5)<<" "<<menu[i].jb;
cout<<setprecision(5)<<" "<<"Rp"<<ends<<menu[i].th;
cout<<endl;
}
getch();
}
yang lainnya silahkan tunggu



Jumat, 04 Januari 2013

dosa dan siksa meninggalkan shalat fardu


 dosa dan siksa meninggalkan shalat fardu



Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu  :

1. Shalat Subuh : satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.
2. Shalat Zuhur : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.
3. Shalat Ashar : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/meruntuhkan ka’bah.
4. Shalat Magrib : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtua.
5. Shalat Isya : satu kali meninggalkan tidak akan di ridhoi Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.

6 Siksa di Dunia Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu :

1. Allah SWT mengurangi keberkatan umurnya.
2. Allah SWT akan mempersulit rezekinya.
3. Allah SWT akan menghilangkan tanda/cahaya shaleh dari raut wajahnya.
4. Orang yang meninggalkan shalat tidak mempunyai tempat di dalam islam.
5. Amal kebaikan yang pernah dilakukannya tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.
6. Allah tidak akan mengabulkan doanya.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Menghadapi Sakratul Maut :

1. Orang yang meninggalkan shalat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
2. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
3. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu di Dalam Kubur :

1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya.
2. Orang yang meninggalkan shalat kuburannya akan sangat gelap.
3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Bertemu Allah :

1. Orang yang meninggalkan shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa dosanya dan akan di azab sangat pedih di neraka.

6 Siksa di Dunia Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu :
  1. Allah SWT mengurangi keberkatan umurnya.
  2. Allah SWT akan mempersulit rezekinya.
  3. Allah SWT akan menghilangkan tanda/cahaya shaleh dari raut wajahnya.
  4. Orang yang meninggalkan shalat tidak mempunyai tempat di dalam islam.
  5. Amal kebaikan yang pernah dilakukannya tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.
  6. Allah tidak akan mengabulkan doanya.
3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Menghadapi Sakratul Maut :
  1. Orang yang meninggalkan shalat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
  2. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
  3. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus.
3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu di Dalam Kubur :
  1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya.
  2. Orang yang meninggalkan shalat kuburannya akan sangat gelap.
  3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.
3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Bertemu Allah :
  1. Orang yang meninggalkan shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
  2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
  3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa dosanya dan akan di azab sangat pedih di neraka.
Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu :
  1. Shalat Subuh : satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.
  2. Shalat Zuhur : satu kalo meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.
  3. Shalat Ashar : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/meruntuhkan ka’bah.
  4. Shalat Magrib : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtua.
  5. Shalat Isya : satu kali meninggalkan tidak akan di ridhoi Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.
  6.  Para Ulama Sepakat Bahwa Meninggalkan Shalat Termasuk Dosa Besar yang Lebih Besar dari Dosa Besar Lainnya